Beberapa Sebab yang Menimbulkan Rasa Membenci Diri Sendiri

Beberapa Sebab yang Menimbulkan Rasa Membenci Diri Sendiri

Beberapa Sebab yang Menimbulkan Rasa Membenci Diri Sendiri – Benci  adalah suatu ungkapan ketidaksukaan dan kekecewaan. Beberapa hal yang memicu rasa benci adalah: tidak bisa menerima kekurangan orang lain/ diri sendiri, kekecewaan yang dialami, membentuk rasa aman untuk diri sendiri, khawatir akan masa depan/usaha/hubungan sosial, stress.

Dibenci oleh orang lain saja bisa bikin sedih. Apalagi kalau kamu membenci  diri sendiri. Tak terbayangkan betapa menderitanya kamu sesungguhnya.

Perasaan ini barangkali sulit dimengerti oleh banyak orang, berikut ini adalah sebab-sebabnya dan cara untuk mengatasinya. Semoga bisa membantumu mengubah kebencian pada diri sendiri menjadi penerimaan diri.

1. Overthinking soal kegagalan atau kesalahan diri
5 Hal yang Membuat Dirimu Benci Diri Sendiri, Waspada!​​​​​​​

Ketika banyak orang di luar sana selalu mengatakan kegagalan atau kesalahan diri sebagai hal yang biasa, bagimu justru tak termaafkan. Kamu menghitung setiap kegagalan dan kesalahan diri lalu membesar-besarkannya.

Dampaknya, kamu melupakan faktor-faktor dari luar dirimu atas kegagalan itu. Misalnya, adanya usaha dari orang lain untuk juga mendapatkan yang terbaik dalam sebuah kompetisi.

Kamu pun melupakan takdirmu sebagai manusia biasa yang dapat melakukan kesalahan tanpa disengaja, meski kamu telah sangat berhati-hati. Apabila faktor-faktor di luar dirimu ini diperhitungkan, kamu akan terhindar dari kebiasaan overthinking.

2. Membenci keluarga
5 Hal yang Membuat Dirimu Benci Diri Sendiri, Waspada!​​​​​​​

Jika kamu menceritakan hal ini pada sembarang orang, bukannya mendapatkan simpati, kamu barangkali hanya bakal menuai kecaman. Kamu dicap gak sayang keluarga dan sebagainya.

Padahal, kebencian itu juga bukan tanpa alasan. Contohnya, orangtua yang selalu bertengkar hebat, menelantarkan anak, atau berkali-kali kawin cerai sehingga membuatmu sangat malu.

Meski kebencianmu pada keluarga memiliki alasan yang kuat, ada baiknya kamu menutup lembaran gelap dalam hidupmu itu. Kamu tentu tidak dapat melupakannya begitu saja.

Namun dengan memilih untuk lebih berfokus pada masa depan, perlahan-lahan kebencian itu bakal memudar. Kalau kebencianmu pada asal-usulmu telah berkurang, kebencian pada diri sendiri pasti juga ikut turun.

3. Penyesalan telah melewatkan kesempatan emas dalam hidup
5 Hal yang Membuat Dirimu Benci Diri Sendiri, Waspada!​​​​​​​

Bila sesuatu belum terjadi, sangat penting untukmu berusaha tidak menyia-nyiakan kesempatan emas yang ada. Akan tetapi, jika sesuatu sudah berlalu dan kamu merasa telah menyia-nyiakan peluang bagus dalam hidupmu, cara berpikirmu harus diubah.

Bukan berarti kamu menjadi orang plin plan atau tidak punya prinsip. Namun ingatlah, bahwa tidak mungkin satu perkara pun terjadi tanpa izin Tuhan. Termasuk mengapa dahulu kamu sampai melewatkan kesempatan emas itu begitu saja.

Kalau kamu terus menyesalinya, boleh jadi kamu hanya terlalu yakin bahwa memanfaatkan kesempatan emas itu akan baik untuk hidupmu. Padahal belum tentu. Semuanya tetap misteri sampai sungguh-sungguh terjadi.

4. Terobsesi dengan kesempurnaan diri
5 Hal yang Membuat Dirimu Benci Diri Sendiri, Waspada!​​​​​​​

Akibat terobsesi dengan kesempurnaan diri, kamu jadi membenci setiap kekurangan dirimu. Padahal mau diapa-apakan, kekurangan selalu ada dalam diri semua orang.

Kamu tidak merasa cukup dengan tekad buat belajar menjadi pribadi yang lebih baik lagi melainkan seperti menyangkal semua sisi lemahmu yang tak bisa diubah. Dampak negatifnya pun menjadi berantai.

Kegagalan atau kesalahan diri sekecil apa pun, kamu tanggapi dengan berlebihan. Kamu pun menjadi overthinking seperti dalam poin pertama.

5. Merasa tidak dapat melakukan hal-hal yang berguna
5 Hal yang Membuat Dirimu Benci Diri Sendiri, Waspada!​​​​​​​

Kamu selalu membandingkan dirimu dengan orang-orang di sekitarmu. Kamu cermat sekali dalam melihat setiap pencapaian mereka, tetapi tidak begitu ketika mencoba melihat prestasi sendiri.

Walau sebenarnya, kamu juga memiliki prestasi-prestasi yang tak kalah hebat. Hanya karena prestasimu tak serupa dengan prestasi orang lain, kamu lantas merasa tidak memiliki kehebatan apa pun.

Misal, orang lain berprestasi di kantor sedangkan kamu tangguh menghadapi berbagai ujian hidup. Itu juga prestasi, lho. Atau, selama ini kamu memang belum ngapa-ngapain alias selalu berpangku tangan?

Bila, ya, mulailah melakukan usaha-usaha terbaik minimal untuk masa depanmu sendiri. Syukur-syukur akhirnya juga dapat berguna bagi orang banyak.

Membenci diri sendiri adalah pusat dari ketidakbahagiaan. Segera atasi sesuai dengan penyebabnya agar kamu dapat mulai menerima dan mencintai dirimu. Selamat berubah!

Jika kebencian terus berlanjut dan tidak bisa anda kontrol, tentu akan memberi efek negatif bagi kesehatan jiwa hingga fisik. Rasa benci yang dibiarkan dapat meningkatkan kejadian depresi, gangguan cemas hingga munculnya psikosomatis.

Perlu diketahui bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Semua orang memiliki kelebihan dan kekurangan, demikian juga dengan anda dan saya. Kita tidak bisa mengharap orang lain untuk menjadi sosok seperti yang kita mau. Yang bisa kita kontrol adalah respon kita dalam menghadapi orang tsb. Selalu bersyukur, mencoba menerima, serta melihat sisi positif dalam setiap masalah yang saat ini kita hadapi akan membuat kita merasa jauh lebih baik.