Data Warga Indonesia Telah Bocor & Dijual Pakai Bitcoin

Data Warga Indonesia Telah Bocor & Dijual Pakai Bitcoin

Data Warga Indonesia Telah Bocor & Dijual Pakai Bitcoin – Bitcoin adalah sebuah uang elektronik yang dibuat pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Nama tersebut juga dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka yang dia rancang, dan juga menggunakan jaringan peer-ke-peer tanpa penyimpanan terpusat atau administrator tunggal di mana Departemen Keuangan Amerika Serikat menyebut bitcoin sebuah mata uang yang terdesentralisasi.

Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, dan menggunakan  kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin-bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang memilikinya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali.

Jagat dunia maya dihebohkan dengan kebocoran data 279 juta penduduk Indonesia dan dijual di situs online yang Daftar Fafa Slot dijual dengan harga 0,15 bitcoin atau sekitar Rp87 juta. Hal tersebut terungkap dari cuitan sebuah akun Twitter @ndagels yang diunggah Kamis ini.

1. Data yang dijual diduga milik BPJS Kesehatan
Heboh, Data 279 Juta Warga Indonesia Bocor dan Dijual Pakai Bitcoin

Akun tersebut juga mengunggah bukti percakapan diduga penjual yang menyebutkan data bocor itu milik BPJS Kesehatan.

Pemilik data memberikan contoh berisi satu juta data penduduk Indonesia secara gratis ke laman berbagi file bayfiles, anonfiles, dan mega.nz. Sejumlah warganet berkomentar dan memberikan tanggapan, data tersebut cukup valid.

2. Data yang dijual berupa identitas pribadi
Heboh, Data 279 Juta Warga Indonesia Bocor dan Dijual Pakai Bitcoin

Namun, banyak juga warganet yang tidak kaget dengan kebocoran data identitas tersebut. Sebabm mereka sudah sering mendapat pesan pendek berisi beragam tawaran mulai pinjaman atau kredit. “Ga heran menjelang lebaran, sms nawarin pinjol udah kaya tauran sangking ramenya,”cuit akun @pitindia.

“Wah, kalau baca rep nya, merinding sih. Bisa2nya data penting kayak gini bocor dan dijual. Keamanan data penduduk yg harusnya terjaga oleh instansi pemerintah, perlu dipertanyakan bgt nih,” imbuh akun @asian yang turut berkomentar.

3. BPJS Kesehatan sedang lakukan penelusuran
Heboh, Data 279 Juta Warga Indonesia Bocor dan Dijual Pakai Bitcoin

Saat dikonfirmasi, Kepala Humas BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Ma’ruf, mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan apakah data tersebut berasal dari lembaganya atau bukan.

“Kami sudah mengerahkan tim khusus untuk segera mungkin melacak dan menemukan sumbernya,” tegasnya.

Desain dari Bitcoin memperbolehkan untuk kepemilikan tanpa identitas (anonymous) dan pemindahan kekayaan. Bitcoin – bitcoin dapat disimpan di komputer pribadi dalam sebuah format file wallet atau di simpan oleh sebuah servis wallet pihak ketiga, dan terlepas dari semua itu Bitcoin – bitcoin dapat di kirim lewat internet kepada siapapun yang mempunyai sebuah alamat Bitcoin.

Topologi peer-to-peer bitcoin dan kurangnya administrasi tunggal membuatnya tidak mungkin untuk otoritas, pemerintahan apapun, untuk memanipulasi nilai dari bitcoin – bitcoin atau menyebabkan inflasi dengan memproduksi lebih banyak bitcoin.