Inilah Alasan untuk Tetap Rendah Hati Sehebat Apapun Dirimu

Inilah Alasan untuk Tetap Rendah Hati Sehebat Apapun Dirimu

Inilah Alasan untuk Tetap Rendah Hati Sehebat Apapun Dirimu – Kerendahan hati artinya ialah suatu sikap menyadari keterbatasan kemampuan diri, dan ketidakmampuan diri sendiri, sehingga dengannya seseorang tidaklah mengangkuh, dan tidak pula menyombong. Karena itulah, menurut Buya Hamka (1908-81) menyatakan bahwa sifat ini membuat orang yang memilikinya tidak mencampuri urusan yang tak ia pahami, tahu membatas diri pada bidang yang ia ilmui.

Orang yang begitu tahu bahwa orang yang segala tahu menandakan bahwa ia kurang pengetahuannya. Karena itulah, Buya Hamka menyebut bahwa sifat rendah hati itu memiliki istilah lain, yakni tahu diri. KBBI menjelaskan definisi untuk “rendah hati”, yakni “tidak sombong atau tidak angkuh”.

Orang yang gak punya prestasi apa-apa saja bisa berlagak seakan-akan dirinya paling hebat. Apalagi jika kamu memang punya banyak Agen Poker77 pencapaian luar biasa. Ini bisa menjadi pembenaran untukmu menyombongkan diri. Benar, kamu memang gak sedang berbual. Namun apakah kamu perlu menyombongkan diri?

1. Biar gak dicap seperti kacang lupa akan kulitnya
7 Alasan untuk Tetap Low Profile Sehebat Apa pun Pencapaianmu

Kondisi hidupmu yang sekarang barangkali sangat berbeda dengan dahulu. Dahulu hidupmu susah dan penuh dengan perjuangan. Sekarang bisa dibilang kamu tinggal menikmati hasilnya.

Namun bila kamu gak menjaga diri untuk tetap low profile, kamu pasti dianggap sebagai orang yang lupa akan asal-usulmu. Kamu seperti hendak mengingkari kondisi hidupmu yang dahulu. Orang-orang yang tahu sejarah hidupmu mengira kamu malu dengan masa lalumu sehingga mati-matian membentuk citra diri yang baru.

2. Biar bisa berteman dengan semua kalangan
7 Alasan untuk Tetap Low Profile Sehebat Apa pun Pencapaianmu

Saat kamu gak bisa low profile, pertemananmu akan terbatas sekali. Kamu gak cuma memilih teman berdasarkan baik atau buruknya karakter mereka. Namun kamu lebih menitikberatkan pada kesamaan kelas kalian.

Kalau gak sama kaya atau sama tinggi pendidikannya, kamu enggan berteman dengan orang itu. Tentu saja ini membuat begitu banyak orang menyingkir darimu. Bahkan orang yang sama kaya atau sama tinggi pendidikannya denganmu pun belum tentu mau menjadi temanmu.

Sebab gak semua orang yang kaya dan berpendidikan tinggi juga sepertimu. Buat mereka, sikap seperti itu gak baik, gak perlu, dan justru membuat mereka sendiri gak nyaman. Makin mengecilkan lingkaran pertemananmu, kan?

3. Menjadi low profile sebenarnya menjaga fokusmu
7 Alasan untuk Tetap Low Profile Sehebat Apa pun Pencapaianmu

Kesuksesan tanpa diikuti sifat low profile hanya akan mengubah fokus dan kesibukanmu. Kamu gak lagi berkonsentrasi pada pekerjaan melainkan lebih pada terus mencari cara untuk membuat orang-orang makin terkagum-kagum padamu.

Kamu akan terus memikirkan apa lagi yang bisa dipamerkan di depan mereka baik hanya melalui cerita-cerita maupun langsung menunjukkan semua yang dimiliki. Ini akan terasa sangat mengasyikkan sampai pekerjaanmu gak lagi berjalan lancar dan perlahan tetapi pasti pencapaianmu juga menurun.

4. Jangan sampai malu sendiri karena orang di hadapanmu ternyata jauh lebih hebat
7 Alasan untuk Tetap Low Profile Sehebat Apa pun Pencapaianmu

Banyak orang yang jauh lebih hebat darimu saja bisa tetap low profile, kenapa kamu gak? Namun memang sering kali kesulitan untuk bersikap low profile dialami oleh mereka yang baru mendaki bukit pencapaian.

Ada rasa bangga berlebih pada diri sendiri. Saking bangganya sampai sering gak menyadari keberadaan orang-orang yang jauh lebih hebat. Nah, jangan sampai kamu sudah berlebihan menceritakan pencapaianmu lalu ujung-ujungnya malu sendiri. Pencapaianmu ternyata belum ada apa-apanya dibandingkan pencapaian lawan bicaramu!

5. Biar hanya rekan kerja dan orang terdekatmu yang tahu semua prestasimu
7 Alasan untuk Tetap Low Profile Sehebat Apa pun Pencapaianmu

Kamu mungkin merasa hebat banget saat menceritakan setiap pencapaianmu pada orang lain. Namun apakah kamu pasti tampak hebat di mata orang lain? Belum tentu. Bagi mereka yang gak terlalu paham dengan dunia kerjamu, bukan tidak mungkin semua ceritamu malah dianggap sama sekali gak penting.

Mereka gak kunjung mengerti bahwa apa yang kamu raih sudah top banget di bidang kerjamu. Makanya, biarlah hanya orang-orang terdekatmu dan teman-teman kerjamu yang mengetahuinya. Di luar itu, mereka tahu kamu bukan pengangguran saja sudah cukup.

6. Tetap low profile membuatmu menyerap lebih banyak ilmu dari orang-orang di sekitarmu
7 Alasan untuk Tetap Low Profile Sehebat Apa pun Pencapaianmu

Dengan semua pencapaianmu, kamu mungkin berpikir sudah seharusnya orang-orang belajar darimu. Biar hidup mereka juga bisa naik kelas, gak begitu-begitu saja. Akan tetapi, apakah itu berarti kamu sendiri gak punya kewajiban yang sama?

Kecuali kamu ingin pencapaianmu cukup sampai di situ, silakan saja. Namun jika kamu masih ingin pencapaianmu terus meningkat, kamu juga harus belajar dari setiap orang di sekitarmu. Belajar terus dari semua sumber juga penting untuk membentuk karakter positif dalam dirimu.

7. Low profile membuat hidupmu tenang dan mudah dijalani
7 Alasan untuk Tetap Low Profile Sehebat Apa pun Pencapaianmu

Dengan membiasakan diri untuk tetap low profile, kamu jadi gak terobsesi dengan kesuksesan. Tentu saja kamu juga gak mau menjadi orang yang gagal. Akan tetapi, paling gak kamu gak perlu mencambuk diri terlalu keras.

Apalagi sampai melakukan berbagai cara yang gak baik cuma demi membuat orang lain terkesan. Mereka terkesan atau tidak dengan pencapaianmu, yang penting kamu selalu tahu apa yang menjadi fokusmu dan mengapa itu dianggap penting.

Mampu bersikap low profile di tengah banyaknya prestasi tentu bukan karena sifat yang dibawa sejak lahir melainkan hasil dari proses belajar. Saat kamu telah menyadari bahwa bukan cuma kamu yang punya segudang prestasi melainkan juga banyak orang di luar sana.

Saat kamu sudah mengerti bahwa pengakuan akan kehebatan itu gak pernah bersifat mutlak. Hanya karena sebagian orang menganggapmu hebat, bukan berarti semua orang akan mengamininya. Bagi mereka, mungkin saja kamu dan seluruh pencapaianmu sangatlah biasa, tidak ada yang istimewa.

Istilah bahasa Inggrisnya, “humility” berasal daripada Latin yakni humilitas, kata benda yang bertalian dengan kata sifat humilis, yang kelihatannya bisa diterjemahkan sebagai “santun”, bisa pula “membumi”, atau “dari Bumi”, mengingat ia adalah bentukan dari kata humus (Bumi), yang berkaitan pula dengan kata humus.