Inilah Penyebab Anak Perantauan Bermental Baja & Dewasa

Inilah Penyebab Anak Perantauan Bermental Baja & Dewasa

Inilah Penyebab Anak Perantauan Bermental Baja & Dewasa – Anak rantau adalah sebutan untuk orang-orang yang jauh dari kampung halaman untuk waktu yang cukup lama. Ada banyak tujuan orang-orang merantau diantaranya merantau karena harus mencari nafkah, menuntut ilmu, dan tujuan lainnya.

Meski memiliki tujuan yang baik, tak jarang banyak orang tua yang  tidak memperbolehkan anaknya merantau dengan alasan takut si anak ini akan terbawa arus pergaulan bebas. Padahal yang orang tua takutkan itu belum tentu benar. Seiring berjalannya waktu hingga beranjak dewasa cepat atau lambat kita akan dihadapkan dengan kenyataan hidup, salah satunya ialah keharusan untuk merantau baik itu untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau juga karena tuntutan pekerjaan.

Kalau membahas soal merantau, satu fakta yang gak bisa dibantah ialah pribadi anak rantau yang rata-rata bermental kuat dan sangat dewasa. Kira-kira apa ya yang membuat anak rantau itu bermental baja dan dewasa banget pribadinya? Nah, daripada penasaran mending simak lima alasannya dalam pembahasan berikut ini.

1. Ditempa untuk bisa mengatasi masalah sendiri
5 Alasan Kenapa Anak Rantau Bermental Kuat dan Lebih Dewasa

Alasannya yang pertama kenapa anak rantau bisa memiliki mental yang kuat dan kedewasaan diri yang tinggi, itu karena mereka ditempa untuk bisa mengatasi segala masalah sendiri. Ketika merantau dan jauh dari orangtua dan orang-orang terdekat kan jadi tidak bisa berlindung di balik siapa-siapa.

Sehingga kewajiban untuk mengatasi semuanya sendiri pun membuat anak rantau belajar bagaimana menjaga diri dan dampaknya hal itu jadi membuatnya dewasa. Suatu hal yang tak akan dialami bagi anak manja yang masih bergantung penuh pada orangtua dan sekitarnya.

2. Kesulitan hidup selama merantau membuat pribadinya dewasa
5 Alasan Kenapa Anak Rantau Bermental Kuat dan Lebih Dewasa

Hidup dengan orangtua saja tak membuat hidup selalu mudah, apalagi bagi anak rantau yang tentu kesulitan yang dialaminya menjadi lebih tinggi dibanding orang lain. Mulai dari mencari tempat tinggal sendiri, mengurus segala kebutuhan hidup, hingga kesulitan lainnya yang dihadapi baik di lingkungan sosial atau tempat kerja.

Banyaknya kesulitan hidup yang dialami anak rantau itulah yang kemudian membentuk pribadinya menjadi dewasa dan menempa mentalnya semakin kuat seiring lamanya ia merantau.

3. Bermental kuat dan dewasa adalah modal untuk bisa bertahan di perantauan
5 Alasan Kenapa Anak Rantau Bermental Kuat dan Lebih Dewasa

Kita mungkin sering bertanya-tanya kenapa anak rantau bisa punya mental yang kuat dan kepribadian dewasa di saat bersamaan, tapi sebenarnya kedua hal itu adalah modal utama untuk bisa bertahan selama di perantauan. Karena kalau setiap ada masalah suka mengeluh dan cengeng maka masalah yang dihadapi tak akan selesai, begitu juga dalam menyikapi berbagai hal yang membutuhkan kedewasaan.

Makanya kalau mau merantau juga gak bisa sembarangan dilakukan semua orang, sebab hanya mereka yang benar-benar siaplah yang bisa bertahan dan sukses di perantauan.

4. Dampak dari dirinya yang terbiasa mandiri dan independen
5 Alasan Kenapa Anak Rantau Bermental Kuat dan Lebih Dewasa

Alasannya yang keempat ialah, kedewasaan diri serta mentalnya yang kuat sebenarnya merupakan dampak dari dirinya yang terbiasa mandiri dan independen. Yang mana pada dasarnya untuk bisa hidup secara independen saja tidak mudah dilakukan, kan.

Ada banyak hal yang mesti dipelajari, dan seiring berjalannya waktu dimana dia hanya bisa bergantung dan mengandalkan dirinya sendiri, di situlah kedewasaan dan mental kuat anak rantau terbentuk. Ia jadi bisa menjaga dirinya sendiri dengan baik karena terlatih untuk hidup independen.

5. Kedewasaannya berasal dari segala tanggung jawab dan beban yang diembannya sendiri
5 Alasan Kenapa Anak Rantau Bermental Kuat dan Lebih Dewasa

Terakhir, kedewasaan dan mental anak rantau yang kuat berasal dari banyaknya beban serta tanggung jawab yang diembannya sendiri. Mulai dari tanggung jawab dan beban terhadap hidupnya sendiri, pekerjaan, keluarga yang menjadikannya sosok tumpuan di kampung halaman, semua itu tak hanya menempanya menjadi dewasa akan tetapi juga kuat mental dan pribadinya. Kalau tidak sanggup menghadapinya memang bakal stres bahkan depresi, tapi kalau sanggup menghadapinya maka hal itu menjadi pendorong untuk mematangkan diri.

Memang tidak semua anak rantau bisa jadi pribadi yang mandiri dan kuat mental. Namun yang punya kualifikasi tersebut tahu kan alasannya kenapa anak rantau memiliki mental yang kuat dan kepribadian dewasa? Sebab di balik kematangan pribadinya ada banyak kesulitan dan beban yang menempanya menjadi sosok yang kuat.

Pada saat kita hidup jauh dari keluarga dan kampung halaman, kita dituntut untuk serba bisa. Jika dulu ketika berada dekat dengan keluarga dan kampung halaman, beberapa aktivitas yang tidak bisa kita lakukan pasti akan dibantu oleh beberapa anggota keluarga kita yang lain.

Sedangkan ketika kita merantau, kita sangat jauh dari keluarga. Oleh karena itu, anak yang merantau dituntut agar bisa melakukan berbagai aktivitas yang sebelumnya tidak bisa kita lakukan.

Hidup menjadi anak rantau jauh lebih sulit dari apa yang bayangkan. Banyak hal yang tidak diduga yang membuat kita menjadi paham akan arti hidup mandiri yang jauh dari keluarga.