Inilah yang Didapatkan Dari Menulis Buku Harian Saat Pandemi

Inilah yang Didapatkan Dari Menulis Buku Harian Saat Pandemi

Inilah yang Didapatkan Dari Menulis Buku Harian Saat Pandemi – Buku Harian berasal dari bahasa Latin yaitu diarium (diaria) yang akar katanya  diumus, artinya masukan sehari-hari (memasukkan atau menulis setiap hari) tentang sesuatu yang terjadi atau peristiwa dalam sehari yaitu 24 jam.

Yang dimaksud peristiwa di sini bersifat sangat pribadi. Dalam bahasa  Perancis Kuno, diary disebut sebagai jour yang kemudian menjadi journal  atau jurnal yang mempunya arti sama dengan diarium. Dalam perkembangannya, istilah jurnal dipergunakan sebagai sebutan media cetak berkala dan juga dalam bidang keuangan disebut pembukuan (akuntansi). Menulis merupakan hal yang tidak lepas dari kehidupan manusia dari dulu sampai sekarang.

Apapun medianya, menulis adalah hal yang wajib dilakukan oleh manusia sejak lahir. Entah itu menulis di kertas, di media elektronik, semua bisa saja dilakukan. Apalagi semenjak pandemi pokervit mobile menyerang, orang-orang lebih banyak berada di rumah. Tidak sedikit pula yang merasa bosan hingga stres karena tidak bisa keluar rumah. Buku harian kadang menjadi teman di saat keadaan sedang tidak baik-baik saja.

1. Mengurangi stres dari pekerjaan atau tugas sekolah selama di rumah
5 Manfaat Menulis Buku Harian di Kala Pandemi

Ketika pandemi menyerang, pastilah kita lebih banyak berkegiatan di rumah. Tak jarang dari kita merasa suntuk dan bosan karena tidak bisa keluar untuk sekadar mencari ketenangan.

Dengan menuliskan seluruh perasaan kita di buku harian, bisa sedikit demi sedikit mengurangi stres. Perasaan itu tertuang dalam bentuk tulisan.

2. Meningkatkan produktivitas untuk hari-hari ke depan
5 Manfaat Menulis Buku Harian di Kala Pandemi

Tanpa kita sadari, menulis di buku harian bisa membuat kita lebih produktif. Setiap hari pasti ada saja hal yang bisa diceritakan. Dengan menuliskannya di buku harian setiap hari kita jadi tahu hal-hal apa saja yang telah terjadi kemarin.

3. Menghidupkan jiwa yang kelelahan entah karena kesepian atau bosan
5 Manfaat Menulis Buku Harian di Kala Pandemi

Menuliskan apa yang telah terjadi dalam satu hari membuat kita menyadari kekurangan dan kelebihan diri sendiri. Entah itu masalah hidup, kebahagiaan, kemarahan, dan perasaan lainnya. Dengan begitu jiwa kita lebih menerima bentuk-bentuk rasa yang datang dari luar.

4. Melatih kreativitas selama pandemi
5 Manfaat Menulis Buku Harian di Kala Pandemi

Siapa sangka menulis di buku harian juga bisa melatih kreativitas kita. Entah itu tulisan yang dibentuk menjadi puisi atau pun ditambah dengan ornamen kecil seperti stiker dan lain-lain.

5. Membuat kita merasa lebih hidup
5 Manfaat Menulis Buku Harian di Kala Pandemi

Waktu pandemi, mungkin beberapa dari kita merasa hidup jadi begitu-begitu saja. Rutinitas yang sebelumnya melibatkan salam sapa ke orang luar, berubah menjadi segalanya dari rumah—termasuk bekerja dan sekolah. Dengan menulis di buku harian kita bisa lebih merasa hidup. Dituang ke atas kertas kemudian membuat kita menyadari betapa berharganya waktu-waktu yang kita alami walaupun hanya di rumah saja.

Begitu banyak manfaat menulis buku harian di kala pandemi. Menulis segala bentuk perasaan negtaif ataupun positif akan membawa dampak yang baik di masa depan. Semoga pandemisegera berakhir agar semuanya bisa kembali normal.

Di Jepang, diary disebut pillowbook (catatan yang ditaruh di bawah bantal) dan di Eropa dikenal dengan sebutan page of a day (lembaran sebuah hari). Di Indonesia, diary disebut sebagai catatan harian, yaitu dipergunakan untuk mencatat kejadian yang dialaminya sehari-hari. Penulisan buku harian memiliki tujuan agar sang penulis dapat mengingat pengalamannya yang pernah dialami, baik itu pengalaman yang menyedihkan, pengalaman yang menyedihkan, ataupun pengalaman yang aneh.