Jokowi Berharap Makin Banyak Masyarakat yang Harus Divaksin

Jokowi Berharap Makin Banyak Masyarakat yang Harus Divaksin

Jokowi Berharap Makin Banyak Masyarakat yang Harus Divaksin – Usai menghadiri acara penanaman Mangrove di Desa Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi dari pintu ke pintu atau door to door di perkampungan nelayan, Sentolo Kawat, Cilacap, Kamis, (23/9/2021).

Presiden mengatakan bahwa vaksinasi dari pintu ke pintu tersebut untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Serta mengajak lebih banyak lagi masyarakat yang mau divaksin,” kata Jokowi. Dengan vaksinasi door to door tersebut, Jokowi berharap semakin banyak masyarakat yang ikut dalam Program vaksinasi nasional untuk mempercepat terciptanya herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Hari ini kita lakukan vaksinasi door to door di 9 provinsi dan ini dilaksanakan oleh BIN dan kita harapkan ini jg akan mempercepat proses vaksinasi yang ada di negara kita,” kata Jokowi. Presiden berpesan kepada masyarakat yang telah ikut vaksinasi untuk tetap menjaga protokol kesehatan terutama dalam memakai masker agar terhindar dari penularan Covid-19.

1. Jokowi harap vaksinasi door to door bisa mempercepat program vaksinasi nasional
Jokowi Berharap Makin Banyak Masyarakat Ingin Divaksinasi

Pada hari ini, vaksinasi COVID-19 door to door digelar di sembilan provinsi. Jokowi berharap vaksinasi door to door dapat mempercepat program vaksinasi nasional.

“Tapi jangan lupa, meskipun sudah divaksin, kita harus tetep menjaga protokol kesehatan utamanya memakai masker,” jelas Jokowi.

2. Jokowi sebut sebanyak 107 ribu siswa dan santri di 10 provinsi divaksinasi hari ini
Jokowi Berharap Makin Banyak Masyarakat Ingin Divaksinasi

Selain meninjau vaksinasi di Kampung Nelayan, Jokowi juga meninjau vaksinasi massal untuk pelajar dan santri di SMAN 2 Cilacap. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut hingga terdapat 107 ribu pelajar dan santri di 10 provinsi yang divaksinasi hari ini.

“Kita harapkah setelah divaksin, anak-anakku semua baik para pelajar, para santri, bisa melakukan pembelajaran tatap muka kembali. Meskipun baru satu suntikkan, nanti dua, tiga atau empat minggu pada suntikkan kedua,” terang Jokowi.

3. Jokowi sebut belajar tatap muka bisa dimulai di wilayah level 3 dan 2
Jokowi Berharap Makin Banyak Masyarakat Ingin Divaksinasi

Jokowi pun menuturkan, pembelajaran tatap muka sudah bisa dilaksanakan apabila semua siswa sudah divaksinasi COVID-19. Selain itu, belajar tatap muka juga bisa dilakukan jika sekolah berada di daerah dengan level 3 atau 2.

“Kalau level kota dan kabupatennya sudah level tiga, silakan belajar tatap muka, tetapi dengan protokol kesehatan yang ketat, utamanya memakai masker. Itu titipan saya,” terang Jokowi.