Kebiasaan Buruk Selalu Menyalahkan & Mengeluhkan Keadaan

Kebiasaan Buruk Selalu Menyalahkan & Mengeluhkan Keadaan

Kebiasaan Buruk Selalu Menyalahkan & Mengeluhkan Keadaan – Perilaku kebiasaan sering tidak diperhatikan oleh orang yang menunjukkannya, karena seseorang tidak perlu melakukan analisis diri saat melakukan tugas rutin. Kebiasaan terkadang wajib .  Sebuah studi pengalaman harian tahun 2002 oleh peneliti kebiasaan Wendy Wood dan rekan-rekannya menemukan bahwa sekitar 43% perilaku sehari-hari dilakukan karena kebiasaan.

Pada dasarnya setiap orang butuh untuk mengekspresikan apa yang dirasa dan dialaminya. Atas dasar itu, tindakan mengeluh boleh saja dilakukan. Pasalnya, keadaan tidak nyaman yang dialami oleh mereka juga terkadang perlu dibagikan kepada orang terdekat untuk meringankan beban pikiran dan perasaan.

Namun, perlu diingat bahwa mengeluh atas keadaan yang terjadi juga harus memperhatikan porsinya. Jangan mengeluh secara berlebihan dan terlalu sering. Sebab, hal itu bisa berdampak buruk bagi dirimu; seperti mudah menyerah, terlalu fokus pada masalah dan hal-hal negatif lainnya.

Sehingga kamu perlu mengetahui akan kebiasaan-kebiasaan sepele dalam keseharian yang menjadi pemicu kamu terus-menerus mengeluhkan keadaan. Dengan mengetahuinya, maka kamu bisa mengontrol dan mengatur hal itu sesuai dengan kadarnya.

1. Sering menyalahkan
5 Kebiasaan yang Membuatmu Terus Menerus Mengeluhkan Keadaan

Ketika kenyataan yang terjadi tidak selaras dengan keinginan biasanya kamu akan cenderung mudah untuk menyalahkan, entah menyalahkan keadaan, diri sendiri, atau bahkan orang lain yang mungkin tidak ada kaitannya dengan permasalahanmu.

Tanpa kamu sadari, kebiasaan sering menyalahkan membuatmu menjadi sosok yang mudah mengeluh. Sebab, kamu belum bisa menerima segala fakta atau kenyataan yang terjadi dengan lapang.

2. Terlalu fokus pada masalah
5 Kebiasaan yang Membuatmu Terus Menerus Mengeluhkan Keadaan

Dalam menghadapi sebuah persoalan di kehidupan ini tentu setiap orang punya caranya masing-masing. Namun, jika kamu adalah tipe yang terlalu fokus pada masalah tersebut, maka kamu cenderung mudah untuk mengeluh. Sebab pikiranmu terpusat pada hal-hal rumit yang ada di lingkaran masalah itu, sehingga kamu akan merasa seolah gak menemukan titik terang. Kemudian, mengeluh kamu pilih sebagai jalan pintas untuk mengeluarkan segala beban, unek-unek, atau hal lainnya.

Padahal sejatinya, jika dihadapi dengan masalah, jalan keluar terbaik adalah dengan fokus untuk mencari solusi. Dengan begitu, pikiranmu cenderung akan positif dan kamu punya semangat untuk berbenah supaya bisa segera menuntaskan masalah tersebut.

3. Terbiasa memandang permasalahan sebagai hal yang buruk
5 Kebiasaan yang Membuatmu Terus Menerus Mengeluhkan Keadaan

Setiap orang pasti pernah diuji dengan masalah hidup yang beragam. Namun, cara yang mereka pilih untuk mengatasinya tentu tak sama. Ada yang mencoba untuk tetap berpikir hal-hal baik dari masalah tersebut; bahwa akan selalu ada sesuatu yang bisa dipelajari dari sebuah masalah yang bisa membuat diri ini semakin kuat.

4. Tidak yakin terhadap diri sendiri dalam menuntaskan masalah
5 Kebiasaan yang Membuatmu Terus Menerus Mengeluhkan Keadaan

Kebiasaan selanjutnya yang bisa membuatmu menjadi sosok yang terus menerus mengeluhkan keadaan adalah ketidakyakinan yang ada dalam dirimu. Kamu cenderung kurang yakin bahwa dirimu bisa menyelesaikan masalah tersebut. Sehingga dalam prosesnya, kamu merasa lemah dan tidak cukup bisa untuk melewati ujian itu. Imbasnya, kamu hanya bisa mengeluh tanpa bertindak lebih.

Padahal sejatinya, diri sendiri adalah penolong terbaik dalam setiap kondisi. Jadi, mengapa kamu mesti tidak yakin dan gak percaya diri?

5. Tidak ikhlas dalam menghadapi hal-hal yang bertentangan dengan keinginan
5 Kebiasaan yang Membuatmu Terus Menerus Mengeluhkan Keadaan

Gak bisa dimungkiri bahwa setiap orang pasti menginginkan realita yang sesuai dengan kehendaknya. Namun, hakikat hidup ini yang sebenarnya adalah penuh ketidaksempurnaan. Artinya, sekuat apapun kamu mencoba berusaha untuk menciptakan kenyataan yang seusai dengan ekspektasi, pada akhirnya hidup selalu punya cara untuk menghadirkan ujian-ujian yang kerap kamu hindari.

Sehingga, dalam menyelami kehidupan ini diperlukan keikhlasan. Karena hal itu menjadi kunci utama untuk mampu menyelesaikan rintangan hidup sampai akhir. Sebab jika gak dilandasi rasa ikhlas, maka kamu akan mudah sekali melontarkan kata-kata yang mengarah pada keluhan.

Sejatinya, mengeluh bukanlah solusi yang dibutuhkan atas persoalan yang kamu alami. Bahkan mengeluh berlebihan bisa mendatangkan masalah baru. Sehingga, mengeluhlah secukupnya, namun beraksilah sebanyak-banyaknya. Serta jangan lupa untuk terus menambah rasa syukur.

Perilaku baru dapat menjadi otomatis melalui proses pembentukan kebiasaan . Kebiasaan lama sulit dihilangkan dan kebiasaan baru sulit dibentuk karena pola perilaku yang diulangi oleh manusia terpatri dalam jalur saraf, tetapi kebiasaan baru dapat dibentuk melalui pengulangan. 

Ketika perilaku diulang dalam konteks yang konsisten, ada peningkatan tambahan dalam hubungan antara konteks dan tindakan. Ini meningkatkan otomatisitas perilaku dalam konteks itu. Ciri-ciri perilaku otomatis adalah semua atau sebagian dari: efisiensi; kurangnya kesadaran; ketidaksengajaan; dan tidak terkendali.