Masyarakat Korsel yang Sudah Vaksinasi Akan Tak Pakai Masker

Masyarakat Korsel yang Sudah Vaksinasi Akan Tak Pakai Masker

Masyarakat Korsel yang Sudah Vaksinasi Akan Tak Pakai Masker – Korea Selatan atau Korsel adalah sebuah negara di Asia Timur yang meliputi bagian selatan Semenanjung Korea. Pihak berwenang Korea Selatan (Korsel) mengumumkan warga yang telah mendapatkan vaksinasi COVID-19, setidaknya satu dosis, tidak perlu lagi memakai masker di luar ruangan. Kebijakan untuk mendorong vaksinasi itu rencananya diberlakukan pada Juli 2021.

Kim Boo-kyum (lahir di Sangju, Korea Selatan, 1 Januari 1958; umur 63 tahun) adalah seorang politikus Korea Selatan yang kini menjadi anggota Partai Minjoo dalam Majelis Nasional mewakili Suseong, Daegu dan mantan menteri Dalam Negeri dan Keamanan. Sementara itu, pada Juni 2021, orang yang setidaknya sudah mendapat satu dosis vaksin akan diizinkan berkumpul dalam jumlah yang lebih besar.

Hal tersebut diutarakan Oleh Live22 Slot Perdana Menteri Korsel Kim Boo Kyum pada pertemuan penanganan virus corona, Rabu (26/5/2021).

1. Targetkan 70 persen dari 52 juta penduduk dapat vaksin pada September 2021

Korsel menargetkan bisa memberikan vaksin COVID-19 kepada 70 persen dari 52 juta penduduknya. Target tersebut akan dikejar pada September 2021.

Saat ini, Korsel mencatat sudah sebanyak 7,7 persen penduduknya divaksinasi. Jika taget 70 persen tercapai, Korsel akan kembali menyesuaikan tindakan karantina yang selama ini diterapkan.

2. Orang berusia lanjut jadi prioritas penerima vaksin

Menteri Kesehatan Korsel Kwon Deok Cheol mengatakan lebih dari 60 persen orang berusia antara 60-74 tahun telah mendaftar untuk vaksinasi COVID-19. Korsel memang memprioritaskan orang berusia lanjut mendapatkan vaksin.

Mereka akan memulai vaksinasi untuk masyarakat umum yang berusia antara 65-74 tahun mulai Kamis (27/5/2021). Vaksinasi dilakukan di lebih dari 12.000 klinik.

3. Penambahan kasus COVID-19 di Korsel masih terjadi

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan (KDCA) mengatakan pada Rabu (14/4/2021) bahwa terdapat 731 kasus baru Virus Corona COVID-19 selama 24 jam terakhir.

Penambahan itu menjadikan total infeksi COVID-19 di Korea Selatan sebanyak 111.419 kasus, dengan 1.782 kematian, seperti dikutip dari Channel News Asia. Lonjakan itu terjadi di tengah kritik terhadap peluncuran vaksin yang lambat sementara semakin banyak warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk menikmati cuaca yang baik.

Pejabat kesehatan senior Korea Selatan, Yoon Taeho mengatakan peningkatan mobilitas akhir pekan lalu adalah bukti bahwa kewaspadaan publik telah berkurang, dan bahwa peningkatan aturan social distancing akan dibahas dalam beberapa hari ke depan.

Penambahan kasus harian COVID-19 di Korsel hingga saat ini masih terjadi. Pada Selasa (25/5/2021), negara itu melaporkan 707 kasus baru virus corona.

Munculnya kasus baru COVID-19 itu menjadikan total orang di Korsel yang positif virus corona menjadi 137.682 orang. Sedangkan, angka kematian akibat COVID-19 ada sebanyak 1.940 kasus.