Tips Mengatasi Penyesalan Akibat Ekspektasi Terlalu Tinggi

Tips Mengatasi Penyesalan Akibat Ekspektasi Terlalu Tinggi

Tips Mengatasi Penyesalan Akibat Ekspektasi Terlalu Tinggi – Kegagalan merupakan batu loncatan untuk menuju kesuksesan. Ketika suatu saat kita gagal, jangan lantas sibuk menyalahkan diri sendiri atau orang lain. Hentikan menaruh pemikiran negatif yang justru membuat kita semakin terpuruk.

Berlarut dalam kesedihan, sama saja membuang waktu sia-sia. Jadikanlah kegagalan itu sebagai pendorong yang membuat kita bisa mencapai kata sukses. Dalam perjalanan hidup, pasti ada rasa sakit seperti marah, sedih, kecewa yang akhirnya membuat kamu menyesal. Seandainya dulu gak memilih itu, seandainya dulu gak melewatkan banyak kesempatan, seandainya dulu belajar lebih keras, dan seandainya yang lainnya.

Apakah sampai sekarang kamu masih teringat akan hal-hal itu? Bisa jadi kamu masih terikat oleh rasa penyesalan di masa lalu meski kamu sudah berusaha menguatkan hati dan diri bahwa gak perlu menyesalinya. Namun, rasa sesal itu masih saja menghantuimu.

1. Beri nama atas rasa sesal itu
5 Cara Atasi Penyesalan akibat Ekspektasi Gak Sesuai Kenyataan 

Ketika seseorang sedang menyesali sesuatu, biasanya dia akan sulit untuk berpikir secara jernih. Ada saja berbagai hal yang menjadi beban pikirannya. Jika kamu dalam kondisi seperti ini, sebaiknya beri nama atas rasa sesal itu dan tuliskan pada kertas tentang emosi yang muncul tersebut.

Jika kamu merasa marah, sedih, kecewa, takut atau bahkan tertekan, apa pun rasa yang muncul, cobalah menuliskannya semua. Ini langkah awal yang mampu dan efektif untuk membantu kamu dalam menjernihkan pikiran serta menenangkan hati.

2. Cobalah merenungkannya kembali
5 Cara Atasi Penyesalan akibat Ekspektasi Gak Sesuai Kenyataan 

Rasa penyesalan memang selalu ada di akhir dan karena hidup terus berjalan ke depan, mau gak mau kamu harus tetap berjalan maju. Nah, cobalah untuk berhenti sejenak dan ingatlah kembali ke masa lalu. Tanyakan pada diri sendiri, apakah masih ada hal baik yang bisa kamu lakukan saat ekspektasi gak terjadi sesuai kenyataan dan harapan?

Dalam menghadapi rasa penyesalan, sebaiknya kamu mundur sebentar untuk merenungkan kembali ke hal-hal yang membuatmu merasa menyesal di masa sekarang. Saat kamu mengingat kembali ke masa lalu, cobalah cari sudut pandang yang baru dan baik. Lihatlah rasa sesal itu dengan lebih positif, sehingga kamu akan bisa menerima dan maju melangkah ke depan dengan lebih percaya diri.

3. Menangislah jika itu bisa membuatmu lega
5 Cara Atasi Penyesalan akibat Ekspektasi Gak Sesuai Kenyataan 

Beri waktu untuk kamu menyendiri dan rasakan kembali rasa penyesalan itu. Ketika ada rasa sedih yang muncul. Apabila kamu ingin menangis, boleh saja. Jika dengan menangis bisa membuat hatimu lega dan merasa lebih baik setelahnya, maka lakukanlah.

Memberi ruang dan waktu untuk hadirnya rasa penyesalan itu, bukan berarti kamu harus terus meratapinya. Cukup sebentar saja, agar kamu bisa menerimanya dengan ikhlas. Jadikan rasa sesal itu sebagai pelajaran yang bisa kamu ambil untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.

4. Buatlah pilihan yang baru
5 Cara Atasi Penyesalan akibat Ekspektasi Gak Sesuai Kenyataan 

Penyesalan yang kamu rasakan, gak selalu buruk untukmu. Terkadang, dari rasa sesal itulah kamu bisa lebih termotivasi untuk menjalani kehidupan lebih baik lagi. Perubahan juga biasanya terjadi karena pengalaman di masa lalu yang kurang menyenangkan, ekspektasi yang gak sesuai kenyataan dan hal-hal lainnya yang mendatangkan rasa sesal.

Oleh karena itu, buatlah pilihan yang baru dalam hidupmu. Mulailah kembali mengambil langkah awal untuk kehidupan baru agar lebih baik lagi. Gak perlu ragu untuk memulai sesuatu yang baru kembali dengan belajar dari rasa penyesalan, berharap gak akan terulang lagi hal-hal yang telah kamu sesali dulu.

5. Fokus melakukan perubahan
5 Cara Atasi Penyesalan akibat Ekspektasi Gak Sesuai Kenyataan 

Ketika kamu bersyukur atas sesuatu yang pernah terjadi, kebahagiaan akan muncul dari waktu ke waktu. Saat hatimu selalu bersyukur dan merasa bahagia, rasa sesal gak akan bisa masuk dalam ruang hatimu. Coba periksa kembali apakah ada kebiasaan buruk di masa lalu yang masih kamu lakukan? Hal itu merupakan salah satu sumber dari rasa penyesalan.

Jika kamu sudah tahu dan menyadari akan hal itu, sekarang fokuslah untuk melakukan perubahan-perubahan kecil setiap harinya. Penyesalan akan berubah menjadi kebaikan jika kamu mau melakukan perubahan ke arah yang positif. Sekecil apa pun itu, lakukanlah secara fokus. Dengan begitu, rasa penyesalan akan menghilang dengan sendirinya.

Setiap orang pasti pernah berbuat salah dan pernah juga mengalami kegagalan dalam hidupnya. Setiap orang juga pasti mempunyai penyesalan karena ekspektasi gak terjadi sesuai dengan kenyataan. Namun, ingatlah bahwa semua orang juga mempunyai kesempatan yang sama untuk memperbaikinya. Apakah kamu mau melakukannya untuk hidup lebih baik?

Ketika kita membaca biografi orang sukses, tak sedikit dari mereka yang mengawali karier dengan kegagalan. Sebagai contoh J.K. Rowling, penulis novel terkenal Harry Potter. Bayangkan jika dulu J.K. Rowling menyerah setelah naskah ceritanya ditolak penerbit hingga empat belas kali. Tentu tidak ada kesuksesan cerita Harry Potter bukan? Namun, berkat kerja keras dan ketekunannya, hingga kini cerita karya Rowling tersebut bahkan masih menjadi tren di kalangan masyarakat dunia.

Belajar dari hal itu, harusnya kita memiliki sikap pantang menyerah seperti J.K. Rowling. Setelah tenggelam akan terus berenang, setelah tertinggal akan terus mengejar. Meski sulit, ikhlas pun perlu kita lakukan saat menemui kegagalan. Karena sejatinya, Tuhan tidak akan memberi ujian di luar batas kemampuan makhluk-Nya.

Percayalah, kegagalan diciptakan sepaket dengan keberhasilan. Setiap manusia memiliki zona waktunya masing-masing. Kapan gagal, kapan berhasil, kapan jatuh, dan kapan harus bangkit. Oleh karena itu, tetap pada zona waktu kita dan berusahalah keras untuk meraih cita-cita.