Beberapa Perilaku yang Menunjukkan Perasaanmu Sedang Terluka

Beberapa Perilaku yang Menunjukkan Perasaanmu Sedang Terluka

Beberapa Perilaku yang Menunjukkan Perasaanmu Sedang Terluka – Kata  perasaan memiliki beberapa definisi. Kata ini pertama digunakan dalam bahasa Inggris untuk menjelaskan sensasi fisik sentuhan melalui pengalaman atau persepsi. Kata ini juga digunakan untuk menjelaskan sensasi fisik jauh dari sentuhan seperti “perasaan kehangatan”.

Sebagai makhluk yang cukup peka terhadap perasaan sering kali kita merasa terluka akibat ucapan ataupun perbuatan yang dilakukan orang lain. Hal tersebut juga berdampak pada perilaku yang kita sehari-hari. Meski secara gak sadar perilaku ini bisa menunjukkan kalau perasaanmu sedang terluka, lho.

Dengan mengenali sederet perilaku berikut diharapkan kamu bisa lebih peka terhadap perasaanmu sendiri. Supaya kamu bisa segera mengambil keputusan yang tepat untuk menangani apa yang kamu rasakan. Kira-kira perilaku seperti apa, ya yang dimaksud?

1. Menarik diri dari pergaulan
Tanpa Sadar, 5 Perilaku Ini Tunjukkan jika Perasaanmu Sedang Terluka  

Saat perasaanmu tengah terluka perilaku yang muncul salah satu diantaranya adalah kamu mulai menarik diri dari pergaulan. Kamu yang biasanya dikenal sebagai pribadi yang ramah, mudah bergaul, dan selalu ceria menjadi lebih tertutup. Kamu gak lagi terlihat seperti kamu yang biasanya. Meski mungkin kamu gak sadar tapi orang lain jelas akan merasakan mulai kehilangan sosok dirimu yang menyenangkan.

2. Menyibukkan diri agar bisa melupakan apa yang dialami
Tanpa Sadar, 5 Perilaku Ini Tunjukkan jika Perasaanmu Sedang Terluka  

Kadang kamu gak sadar apa yang tengah kamu lakukan saat ini bukan karena kamu benar-benar sibuk. Melainkan kamu hanya ingin melupakan apa yang tengah kamu alami. Berpura-pura sibuk dengan terus-menerus bekerja sepanjang waktu gak akan bisa menutupi fakta bahwa perasaanmu tengah terluka, guys.

Kesibukan yang kamu lakukan saat ini memang mungkin bisa mengalihkan perhatianmu tapi jauh di dalam sana ada sesuatu yang menunggu untuk disembuhkan bukan dengan cara semacam ini.

3. Kehilangan kepercayaan diri
Tanpa Sadar, 5 Perilaku Ini Tunjukkan jika Perasaanmu Sedang Terluka  

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting penunjang penampilan kita. Jika kepercayaan diri itu mulai hilang dengan perlahan maka, bukan gak mungkin akan berpengaruh pada kegiatan kita sehari-hari.

Maka dari, itu salah satu ciri yang menunjukkan bahwa hatimu tengah terluka yakni kamu mulai kehilangan kepercayaan diri. Kalau gak segera dikembalikan bisa-bisa kamu terjerembab dalam rasa insecure sepanjang waktu, lho.

4. Emosi kurang stabil dan cenderung sensitif
Tanpa Sadar, 5 Perilaku Ini Tunjukkan jika Perasaanmu Sedang Terluka  

Perilaku yang dengan sangat jelas menunjukkan bahwa perasaanmu tengah terluka gak lain dan gak bukan adalah emosimu menjadi kurang stabil. Bahkan gak jarang kamu jadi mudah tersinggung, sedih, murung bahkan emosi jadi meledak-ledak. \

Kondisi seperti ini yang lantas membuat kamu jadi pribadi yang cenderung sensitif. Kalau kamu gak segera menyadarinya bisa-bisa orang yang gak tahu apa-apa jadi kena imbasnya, deh.

5. Overthinking yang menyebabkan gangguan pola tidur
Tanpa Sadar, 5 Perilaku Ini Tunjukkan jika Perasaanmu Sedang Terluka  

Gak dimungkiri lagi, ya kalau perasaan kita sedang terluka butuh waktu untuk menyembuhkannya. Memikirkan luka tersebut akhirnya hanya akan membuat kita overthinking.

Overthinking sebenarnya terjadi karena kita terlalu memikirkan apa yang sebetulnya hanya ada di dalam kepala kita. Namun, karena terlarut dengan pikiran sendiri maka kita jadi sangat overthinking parah. Akibatnya, pola tidur kita, deh yang jadi korban.

Kalau kamu sudah menunjukkan sederet perilaku di atas akui saja perasaan tersebut, guys. Jangan menolak apapun yang sedang kamu rasakan. Jangan lupa minta bantuan profesional jika dirasa kamu sudah gak bisa mengendalikan lagi apa yang kamu rasakan. Semoga kamu lekas pulih dan baik-baik saja, ya!

Persepsi dunia fisik tidak menghasilkan dalam reaksi universal di antara penerimanya (lihat emosi), tetapi bergantung pada keinginan seseorang untuk menangani situasi, bagaimana situasi ini berhubungan dengan pengalaman masa lalu penerima, dan sejumlah faktor lain.

Perasaan juga dikenal sebagai keadaan sadar, seperti yang dihasilkan dari emosi, sentimen atau keinginan. Perasaan dapat diartikan berbeda dengan emosi dalam pengerti emosi bersifat universal.