Beberapa Skill Baru yang Diperoleh Para Ibu Selama Pandemi

Beberapa Skill Baru yang Diperoleh Para Ibu Selama Pandemi

Beberapa Skill Baru yang Diperoleh Para Ibu Selama Pandemi – Pandemi Covid-19 adalah peristiwa menyebarnya Penyakit koronavirus 2019 (Coronavirus disease 2019, disingkat Covid-19) di seluruh dunia untuk semua Negara. Penyakit ini disebabkan oleh koronavirus jenis baru yang diberi nama SARS-CoV-2.

Wabah Covid-19 pertama kali dideteksi di Kota Wuhan, Hubei, Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019, dan ditetapkan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020. Hingga 14 November 2020, lebih dari 53.281.350 orang kasus telah dilaporkan lebih dari 219 negara dan wilayah seluruh dunia, mengakibatkan lebih dari 1.301.021 orang meninggal dunia dan lebih dari 34.394.214 orang sembuh.

Dalam sebuah keluarga tentunya setiap orang memiliki perannya tersendiri.  Salah satu sosok yang memegang peran penting dalam keluarga adalah sosok ibu. Di masa pandemi yang semakin penuh tantangan ini, seorang ibu seakan dituntut untuk dapat melakukan tugas yang semakin  beragam.

1. Kemampuan lebih dalam mendidik anak
5 Skill yang Banyak Diperoleh Para Ibu Selama Pandemi Berlangsung

Saat pandemi melanda tentunya segala aspek dalam kehidupan terus berubah. Bahkan pendidikan pun mulai memberlakukan sistem jarak jauh yang menuntut para orangtua untuk ikut aktif dalam mendidik anak.

Hal ini tentunya membuat para orangtua, khususnya ibu harus memiliki banyak keahlian untuk mengajarkan pada anak. Dengan kemampuan tersebut, maka anak bisa memperoleh bimbingan belajar yang seimbang dan maksimal, baik dari guru ataupun orang tua.

2. Multitasking dalam menjalankan berbagai hal
5 Skill yang Banyak Diperoleh Para Ibu Selama Pandemi Berlangsung

Peran seorang ibu memang sangat identik dengan kemampuan multitasking-nya. Hal ini semakin didukung pada saat pandemi melanda.
Para ibu seakan memperoleh lebih banyak tugas yang harus dipegang dengan baik. Dengan demikian, kemampuan multitasking-nya juga semakin meningkat.

3. Lebih memahami kesehatan keluarga dengan baik
5 Skill yang Banyak Diperoleh Para Ibu Selama Pandemi Berlangsung

Prioritas utama yang harus dijaga pada saat masa pandemi ini tentu saja kesehatan dari keluarga. Kesehatan ini menjadi kunci utama yang harus senantiasa diupayakan agar dapat melakukan kegiatan sehari-hari dengan nyaman.

Para ibu pada masa pandemi juga seakan dituntut untuk dapat memastikan bahwa semua keluarga sehat. Mematuhi segala protokol kesehatan dengan rajin mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, banyak minum air putih, makan makanan yang sehat, dan masih banyak lagi.

4. Keahlian dalam memasak jadi lebih beragam
5 Skill yang Banyak Diperoleh Para Ibu Selama Pandemi Berlangsung

Pada masa pandemi tentunya semua orang seakan dipaksa untuk tinggal di rumah sementara waktu. Pembatasan ini dilakukan untuk mengurangi adanya kontak fisik dengan orang lain, sehingga meminimalisir kemungkinan penularan.

Tak heran bila para ibu biasanya banyak melakukan kreasi masakan untuk membuat keluarga semakin betah di rumah. Hal ini juga yang membuat banyak ibu cenderung memiliki keahlian memasak yang semakin bertambah saat pandemi.

5. Handal dalam mengelola keuangan keluarga
5 Skill yang Banyak Diperoleh Para Ibu Selama Pandemi Berlangsung

Di masa pandemi rasanya hampir semua sektor terkena dampaknya. Ekonomi pun menjadi salah satu faktor yang banyak melanda orang-orang.
Tak heran bila manajemen keuangan sangat diperlukan untuk memastikan bahwa pemasukan yang diperoleh cukup. Para ibu pun jadi semakin handal dalam melakukan pengelolaan keuangan.

Ada banyak skill tambahan yang dimiliki seorang ibu pada saat pandemi melanda. Hal terpenting adalah seluruh keluarga tetap sehat selama menjalani aktivitas di tengah pandemi ini. Para ibu pun jadi handal dalam segalanya, ya!

Virus SARS-CoV-2 diduga menyebar di antara orang-orang terutama melalui percikan pernapasan (droplet) yang dihasilkan selama batuk. Percikan ini juga dapat dihasilkan dari bersin dan pernapasan normal. Selain itu, virus dapat menyebar akibat menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh wajah seseorang.

Penyakit Covid-19 paling menular saat orang yang menderitanya memiliki gejala, meskipun penyebaran mungkin saja terjadi sebelum gejala muncul.Periode waktu antara paparan virus dan munculnya gejala biasanya sekitar lima hari, tetapi dapat berkisar dari dua hingga empat belas hari. Gejala umum di antaranya demam, batuk, dan sesak napas.