Beberapa Tanda Jika Selama Ini Kamu Egois Sama diri Sendiri

Beberapa Tanda Jika Selama Ini Kamu Egois Sama diri Sendiri

Beberapa Tanda Jika Selama Ini Kamu Egois Sama diri Sendiri – Egoisme merupakan motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan pandangan yang hanya menguntungkan diri sendiri. Kamu pasti gak akan suka jika punya teman atau rekan kerja yang egois sifatnya.

Egoisme berarti menempatkan diri di tengah satu tujuan serta tidak peduli dengan penderitaan orang lain, termasuk yang dicintainya atau yang dianggap sebagai teman dekat. Orang egois, hanya mementingkan diri sendiri, dan gak peduli dengan orang lain.

Namun, ada kalanya kamu yang melakukan hal itu pada diri sendiri. Sama sekali gak peduli terhadap kebutuhan dirimu. Berikut ini beberapa tanda jika selama ini, kamu sudah egois pada diri sendiri. Disimak baik-baik, yuk!

1. Memforsir diri
5 Tanda Kamu Egois pada Diri Sendiri, Jangan Memforsir Diri!

Memang, untuk bisa mewujudkan apa yang kamu inginkan, butuh perjuangan keras. Akan tetapi, terlalu memforsir diri juga gak bagus.

Bagaimanapun, tubuhmu itu punya hak dan kebutuhan yang mesti dipenuhi. Gak cuma kebutuhan makan saja, tapi juga istirahat yang memadai, sehingga bisa terus berfungsi normal sampai jangka panjang.

Karena hidup bukan setahun dua tahun. Tentu kamu mau, kan, menghabiskan masa tua masih dengan kondisi fit?

2. Terlalu cuek pada penampilan
5 Tanda Kamu Egois pada Diri Sendiri, Jangan Memforsir Diri!

Gak ada yang salah untuk bisa jadi diri sendiri. Akan tetapi, harus sesuai porsi. Cuek yang berlebihan, malah bisa masuk kategori egois.

Jika badanmu bisa berbicara, pasti dia akan merasa bangga dan berharga, kalau kamu bisa sedikit memperhatikan penampilan. Gak harus yang ribet, kok. Dengan berpakaian bersih, rapi, gak salah kostum, itu sudah bikin dirimu bahagia.

3. Malas-malasan dan nyaman jadi pengangguran
5 Tanda Kamu Egois pada Diri Sendiri, Jangan Memforsir Diri!

Mencari pekerjaan emang gak gampang, tapi gak sulit-sulit juga. Dan untuk berpenghasilan, gak harus kerja di sektor formal, kok. Ada banyak sumber pendapatan yang bisa kamu jalani, asalkan punya niat. Misalnya, usaha kecil-kecilan.

Sayangnya, akibat sudah terlalu nyaman dengan kondisi nganggur, ditambah pula, kebiasaan malas-malasanmu yang terus dipelihara, sudah lulus lama, tapi belum juga bisa menghasilkan uang.

Ngaku, deh, dalam dirimu ada perasaan resah dan rasa bersalah, kan? Sudah besar, tapi masih saja minta sama orangtua. Keresahan itu ada, karena sebenarnya hatimu berontak, ingin agar kamu mengesampingkan ego dengan kebiasaan malasmu, untuk mengubah diri, jadi giat!

4. Mengikuti gaya hidup orang lain
5 Tanda Kamu Egois pada Diri Sendiri, Jangan Memforsir Diri!

Tanda lain kalau kamu sudah egois, adalah gak berusaha jujur menjadi diri sendiri. Yang selalu dilakukan, adalah mengikuti gaya hidup orang lain.

Orang lain beli HP baru yang sedang tren, kamu ikut-ikutan, supaya gak dibilang kudet. Orang lain memakai tas mahal, kamu juga latah, padahal keuangan meronta-ronta. Akhirnya yang bikin ribet hidupmu, ya, kamu sendiri, akibat gak mau menerima keadaan dan bersikap apa adanya.

5. Hidup seenak jidat
5 Tanda Kamu Egois pada Diri Sendiri, Jangan Memforsir Diri!

Merasa kalau hidup cuma sekali, kamu jadi memperlakukan hidup tanpa ada rasa hormat sama sekali. Tindak-tandukmu seenak jidat, tanpa memikirkan konsekuensi, atau apakah hal tersebut akan merugikan orang lain.

Kamu gak peduli, bahwa sisi dirimu yang baik itu menjerit, akibat sikap urakan yang kamu lakukan. Karena hidup ini berlaku sebab akibat.

Saat ini memang kamu bisa bebas melenggang seenaknya. Akan tetapi, akan tiba waktunya ketika akibat dari berbagai perbuatanmu itu akan meminta pertanggungjawabannya.