Fakta dari Masyarakat Suku Buton yang Memiliki Mata Biru

Fakta dari Masyarakat Suku Buton yang Memiliki Mata Biru

Fakta dari Masyarakat Suku Buton yang Memiliki Mata Biru – Suku Buton adalah suku bangsa yang menempati wilayah Sulawesi Tenggara tepatnya di Kepulauan Buton. Suku Buton juga dapat ditemui dengan jumlah yang signifikan di luar Sulawesi Tenggara seperti di Maluku Utara, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Maluku, dan Papua. Umumnya penduduk dari suku-suku di Indonesia memiliki karakteristik umum seperti kulit berwarna kuning langsat hingga sawo matang, dan warna mata hitam hingga coklat muda.

Akan tetapi, ada suku dengan ciri fisik khas yang cukup berbeda dari suku lain di sekitarnya. Suku tersebut dikenal dengan masyarakatnya yang memiliki mata berwarna biru cerah, yaitu suku Buton. Suku Buton berasal dari pulau Buton, bagian tenggara Sulawesi.

Ada beberapa cerita mengenai asal muasal mata biru suku tersebut. Keberadaan suku Buton menjadi viral sejak foto-foto mereka diunggah ke media sosial tahun 2020 silam, oleh seorang ahli geologi yang hobi fotografi, melalui akun Instagramnya, @geo.rock888.

1. Mata biru mereka diduga hasil perkawinan silang dengan bangsa asing
5 Fakta Suku Buton, Masyarakat Indonesia dengan Mata Biru

Secara fisik karakteristik suku Buton mirip seperti orang-orang kaukasoid, khususnya pada bagian mata. Warna mata yang secara turun-temurun diwariskan dalam suku tersebut pernah diduga hasil perkawinan silang orang lokal dengan bangsa Portugis. Akan tetapi, warna kulit dan rambut yang masih menunjukkan ciri khas yang dimiliki orang Indonesia, membuat dugaan ini diragukan.

Salah satunya adalah Raja Siompu II,  yang menikahkan putrinya, Wa Ode Kambaraguna, dengan orang Portugis. Akan tetapi, cirik khas fisik mereka memiliki campuran kaukasoid, seperti postur tubuh yang tinggi dan warna kulit lebih cerah.

2. Mata biru efek dari kelainan genetika langka
5 Fakta Suku Buton, Masyarakat Indonesia dengan Mata Biru

Daily Mail melansir bahwa Waardenburg syndrome adalah penyebab mata suku Buton berwarna biru. Kelainan akibat mutasi gen yang tergolong langka ini, mempengaruhi pigmentasi pada tubuh. Secara kebetulan, kelainan tersebut mempengaruhi pigmentasi pada mata mereka. Itulah sebabnya mengapa mereka memiliki warna mata yang begitu cerah, walau kulit dan rambut mereka berwarna gelap.

Tidak hanya mempengaruhi pigmentasi, sindrom Waardenburg juga dapat menyebabkan kehilangan pendengaran. Dilansir MedLine Plus umumnya pengidap sindrom tersebut memiliki pendengaran yang normal. Kehilangan pendengaran total umumnya didapati sejak lahir. Gangguan pendengaran ringan hingga berat dapat terjadi pada salah satu atau kedua telinga sekaligus.

3. Efek mata biru dan misteri permulaannya
5 Fakta Suku Buton, Masyarakat Indonesia dengan Mata Biru

Karena keunikan mata mereka disebabkan oleh kelainan genetika, terdapat efek samping yang menyertainya. MedLine Plus melansir bahwa ada peningkatan sensitivitas mata terhadap cahaya pada pengidap sindrom, yang merujuk pada photophobia. Pencahayaan berlebih sangat mempengaruhi mata warga suku Buton. Dikatakan bahwa mata mereka akan berair jika terpapar cahaya berlebihan.

Dilansir MedLinePlus, jika hanya salah satu orangtua memiliki sindrom tersebut, sangat besar kemungkinan untuk mewariskannya pada keturunannya. Tidak tertutup kemungkinan orang di luar suku Buton, memiliki kelainan yang sama. Hal ini bisa saja terjadi jika adanya perkawinan silang antara anggota suku Buton yang memiliki sindrom Waardenburg dengan suku di sekitarnya.

4. Tidak semua orang dari suku Buton bermata biru
5 Fakta Suku Buton, Masyarakat Indonesia dengan Mata Biru

Sindrom Waardenburg merupakan kelainan genetika yang langka. India Times melansir bahwa sindrom ini mempengaruhi 1 dari 42.000 orang. Walau kelainan ini diturunkan, tidak setiap anggota keluarga memiliki variasi yang sama. Sebagian memiliki mata kiri berwarna cerah, sedangkan sebelah kanan, atau bahkan kedua mata berwarna cerah.

Dilansir Asean Records World, tidak semua orang-orang Buton memiliki warna mata cerah. Populasi pulau Buton berada di bawah 450.000 orang, yang terbagi dalam kelompok-kelompok suku kecil dan tinggal di pedalaman. Hanya sebagian kecil dari kelompok mereka yang memiliki mata biru menyala. Kebanyakan warna mata mereka adalah coklat muda.

5. Keindahan mata sempat membuat mereka terasing
5 Fakta Suku Buton, Masyarakat Indonesia dengan Mata Biru

Warna mata mereka yang cerah, sangat mencolok dibandingkan dengan orang-orang sekitar. Tidak hanya dikagumi, ternyata mata mereka terkadang membuat terasing. Dilansir Wisma Bahasa, mata mereka sering dianggap aneh. Anak-anak suku Buton dengan mata biru sering diejek dan diintimidasi di sekolah, sehingga mereka menjadi pendiam, rendah diri, dan pemalu.

Orang-orang Buton pun dulunya kerap menutup diri dan enggan berinteraksi dengan dunia luar. Mereka khawatir mata mereka yang mencolok menjadi bahan tertawaan. Penduduk asli pulau terbesar ke-19 di Indonesia tersebut lebih memilih tinggal di pedalaman.