Ini Cara Istimewa Masyarakat Timur Tengah Menyambut Ramadan

Ini Cara Istimewa Masyarakat Timur Tengah Menyambut Ramadan

Ini Cara Istimewa Masyarakat Timur Tengah Menyambut Ramadan – RamadanĀ  adalah bulan kesembilan dalam kalender Islam, dan dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia dengan puasa (saum) dan memperingati wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad menurut keyakinan umat Muslim. Ramadan merupakan bulan penuh suci yang selalu dinanti-nanti oleh umat islam di seluruh dunia.

Timur Tengah adalah sebuah wilayah yang secara politis dan budaya merupakan bagian dari benua Asia, atau Afrika-Eurasia.

Terutama di negara-negara Timur Tengah, terdapat Club388 Indonesia beberapa cara dan tradisi unik yang biasa dilakukan menjelang Ramadan. Penasaran apa saja? Yuk, kita lihat di bawah ini!

1. Anak-anak bernyanyi dari rumah ke rumah pada malam Haq Al Laila
5 Cara Unik Masyarakat Timur Tengah Menyambut Ramadan, Meriah!

Haq Al Laila adalah Adat atau kebiasaan yang sering dilakukan masyarakat Timur Tengah, khususnya Uni Emirat Arab, untuk menyambut Ramadan. adat ini kerap kali disebut-sebut mirip Halloween karena sama-sama dimeriahkan oleh anak-anak yang berjalan dari rumah ke rumah untuk menuntut hadiah.

Pada malam hari setelah ibadah maghrib, anak-anak yang telah memakai pakaian tradisional setempat akan mulai memenuhi jalan dengan membawa tas untuk menampung permen, coklat, dan kacang. Tidak hanya itu, anak-anak juga akan bernyanyi di sepanjang jalan atau ketika mereka dibukakan pintu oleh orang-orang yang berada dalam rumah.

Nyanyian tersebut akan digantikan dengan upah berupa permen, coklat, atau kacang. Adat unik ini biasanya dilakukan setiap tanggal 15 Sya’ban atau dua minggu sebelum Ramadan tiba.

2. Tabuhan drum pada dini hari
5 Cara Unik Masyarakat Timur Tengah Menyambut Ramadan, Meriah!

Cara unik menyambut Ramadan selanjutnya datang dari negara Turki. Masyarakat di sana akan menabuh drum ketika dini hari Ramadan pertama tiba. Tabuhan drum tersebut tak lain untuk membangunkan orang-orang untuk sahur.

Adat drum ini biasanya dimeriahkan oleh sekitar 2.000 penabuh drum di sepanjang jalan Turki. Selain menabuh drum, para penabuh juga akan melakukan kebaikan-kebaikan pada penduduk yang mereka temui, di antaranya memberikan uang atau mengajak makan sahur bersama.

Kebiasaan memberi tersebut dipercaya akan mendatangkan kebaikan dan keberkahan yang lebih untuk mereka, para penabuh drum.

3. Menghiasi langit-langit jalan dengan lampion penuh warna
5 Cara Unik Masyarakat Timur Tengah Menyambut Ramadan, Meriah!

Detik-detik menjelang Ramadan di Kairo, Mesir, seluruh jalanan akan terlihat meriah dengan warna-warni lampion yang disebut fanoos di langit-langitnya. Lampion tersebut sengaja dihiaskan sebagai simbol persatuan dan kegembiraan yang diharapkan akan selalu menyertai masyarakat Kairo di sepanjang bulan Ramadan.

Tak hanya di langit-langit jalan, hiasan lampion pun akan terlihat di rumah-rumah, toko, dan pusat perbelanjaan. Anak-anak juga akan bernyanyi di sepanjang jalan sambil memegang lampion warna-warni yang cantik.

4. Menggelar pasar dadakan
5 Cara Unik Masyarakat Timur Tengah Menyambut Ramadan, Meriah!

Di Aljazair, masyarakatnya akan menggelar pasar dadakan di sepanjang jalan sebagai bentuk penyambutan bulan suci Ramadan. Pasar dadakan ini akan berlangsung dari malam hari hingga menjelang subuh.

Selain pasar dadakan, ada juga festival malam hari yang akan membuat suasana semakin meriah. Keramaian yang tercipta di pasar dadakan menjadi simbol persatuan dan kerukunan bagi seluruh masyarakat Aljazair.

5. Mengecat rumah
5 Cara Unik Masyarakat Timur Tengah Menyambut Ramadan, Meriah!

Mengecat rumah menjadi kebiasaan unik yang kerap kali dilakukan oleh masyarakat Maroko untuk menyambut Ramadan. Biasanya dilaksanakan sekitar dua atau tiga pekan sebelum Ramadan tiba.

Selain mengecat rumah, masyarakat di sana juga akan membersihkan serta membereskan rumah-rumah mereka. Kegiatan ini dilakukan sebagai manifestasi keimanan, yang mana kebersihan merupakan sebagian dari iman.

Sebelum memasuki bulan yang penuh suci, sudah sepatutnya kita menyambutnya dengan kesucian juga, bukan? Mungkin itulah salah-satu maksud tersirat yang masyarakat Maroko coba sampaikan lewat kebiasaan unik mereka ini.

Itulah beberapa cara unik masyarakat Timur Tengah dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Berbagai kemeriahan dan kegembiraan yang terdapat pada cara-cara unik di atas semakin menunjukkan bahwa Ramadan merupakan bulan istimewa yang paling dinanti-nantikan oleh umat muslim di seluruh dunia.