Inilah Hal yang Sering Dirasakan Walaupun Punya Banyak Teman

Inilah Hal yang Sering Dirasakan Walaupun Punya Banyak Teman

Inilah Hal yang Sering Dirasakan Walaupun Punya Banyak Teman – Suasana hati atau yang disebut juga dengan mood, dapat berubah-ubah setiap saat. Mood sendiri adalah keadaan emosional yang timbul hanya untuk sementara. Pada dasarnya, perasaan ini terbagi menjadi dua, yaitu suasana hati yang baik (good mood) dan suasana hati yang buruk (bad mood).

Saat merasa suasana hati sedang buruk, kebanyakan seseorang akan menghindari bertemu orang lain dan memilih sendiri agar lebih baik. Saat seseorang sedang dalam keadaan bad mood, perasaan yang dirasakan menjadi lebih sulit untuk mengontrol emosi, perasaan yang tidak karuan, hingga tidak dapat berkonsentrasi saat melakukan sesuatu.

Bagi sebagian orang, punya banyak teman itu suatu kebanggaan. Sebab dia bakal dianggap sebagai orang yang mudah bergaul dan juga supel. Berbeda dengan orang yang hanya punya sedikit kawan. Tudingan negatif pasti mampir kepada dirinya. Misalnya, dikira sombong atau suka pilih-pilih teman. Padahal gak selamanya orang yang punya lingkar pertemanan luas itu pasti hidupnya bahagia, lho.

1. Kesepian karena gak ada yang mau diajak berbagi cerita atau hangout bersama
Percuma Punya Banyak Teman bila Kamu Sering Mengalami 5 Hal Ini

Padahal kontak di ponselmu ada lebih dari 50 nama, tapi tiap kali merasa suntuk gak ada satu pun teman yang bisa diajak berbagi cerita. Apa sekadar menemanimu jalan-jalan ke luar seharian. Kamu selalu merasa kesepian, walaupun punya banyak kenalan.

Ini disebabkan karena semua orang yang kamu anggap kawan cuma sebatas saling kenal saja. Gak pernah ada hubungan yang akrab layaknya sahabat gitu. Tak heran, kalau kamu masih merasa gak nyaman minta ditemani hangout ketika lagi bosan di rumah.

2. Masih ragu-ragu untuk tampil apa adanya di depan teman-temanmu
Percuma Punya Banyak Teman bila Kamu Sering Mengalami 5 Hal Ini

Teman, sih boleh banyak. Bahkan hampir semua orang di kampus gak ada yang gak kamu kenal. Mulai dari adik tingkat sampai alumni. Baik yang satu jurusan maupun berbeda fakultas. Tapi sayangnya, di depan mereka semua kamu masih harus jaga image. Gak bisa santai jadi dirimu sendiri.

Sebab kamu khawatir, jika menunjukkan sifat aslimu, mereka bakal merasa ilfeel dan pada akhirnya memilih menjauh darimu. Padahal belum tentu ending-nya demikian, lho. Pasti ada, kok di antara teman-temanmu itu yang bisa menerima kamu apa adanya.

3. Tiap kali ingin curhat selalu mikir 100 kali, karena rahasiamu sering dibongkar sama teman sendiri
Percuma Punya Banyak Teman bila Kamu Sering Mengalami 5 Hal Ini

Bukan sekali dua kali ini, nih rahasiamu bocor ke mana-mana. Bahkan sampai didengar sama bos di kantor segala. Sementara kamu yakin cuma cerita ke satu orang saja. Kok bisa-bisanya seantero dunia bisa tahu, sih? Apa lagi sebabnya kalau bukan karena teman-teman di sekitarmu itu comel mulutnya. Alias gak bisa dipercaya.

Ujung-ujungnya sekarang kamu harus mikir berkali-kali dulu kalau mau curhat ke teman. Bahkan hampir gak ada satu pun dari mereka yang dapat dipercaya. Maklum, sih kamu gampang curiga gini. Siapa juga yang suka aibnya jadi konsumsi publik?

4. Pertemanan kalian hanya seputar bersenang-senang saja, gak ada obrolan yang lebih berfaedah
Percuma Punya Banyak Teman bila Kamu Sering Mengalami 5 Hal Ini

Memang seru-seruan bareng teman itu asik banget, sih. Apalagi saat lagi suntuk dan capek sama kerjaan. Hangout bareng teman bisa bikin mood membaik lagi. Akan tetapi gak selamanya pertemanan itu cuma sebatas bersenang-senang saja, dong.

Makin beranjak dewasa harusnya kalian mulai mengurangi kegiatan yang tidak bermanfaat dan mulai sharing soal masa depan. Sayangnya, di antara sekian banyak teman yang dikenal, gak ada satu pun yang berpikir jauh ke depan. Justru selama ini mereka hanya mengajaknya hura-hura saja.

5. Sering mendengar teman-temanmu saling menjatuhkan satu sama lain dari belakang
Percuma Punya Banyak Teman bila Kamu Sering Mengalami 5 Hal Ini

Terakhir dan gak kalah pentingnya adalah, kamu kerap kali mendengar ada teman yang menjelekkan teman kalian sendiri dari belakang. Gak jauh beda dengan kasus curhatanmu yang malah jadi bahan gosip tadi. Membicarakan kekurangan orang ternyata sudah jadi kebiasaan buruk di antara teman-temanmu.

Wajar, sih kalau kamu merasa risi dan juga was-was. Jangan-jangan saat kamu gak ikutan nongkrong, langsung jadi bahan gunjingan lagi. Makin sulit, kan membedakan mana teman yang bisa dipercaya dan mana yang tidak.

Punya banyak teman memang menyenangkan, kok asalkan kelima hal tadi tidak pernah kamu alami, ya. Misalnya saat ini kamu tengah berada di posisi serupa, mending mulai sekarang lebih selektif dalam berteman, deh. Tidak masalah temanmu dikit, asalkan berkualitas dan membawa dampak positif bagi kehidupanmu.

Salah satu fakta tentang mood adalah perasaan ini terbilang menular. Hal ini terjadi karena adanya kecenderungan yang secara tidak sadar dan otomatis meniru emosi yang diekspresikan orang lain. Dengan begitu, perasaan yang sama juga mampu dirasakan saat kamu berdekatan dengan seseorang yang sedang mengalami bad mood. Bukan tidak mungkin perasaan ini akan terbawa tanpa alasan yang jelas.

Disebutkan jika segala ekspresi dan mimikri yang berhubungan dengan emosional dapat memicu reaksi di dalam otak. Hal ini mampu membuat seseorang menafsirkan ekspresi yang dilihatnya sebagai perasaan yang dirasakan diri sendiri. Maka dari itu, disebut-sebut jika mood dapat menular antar orang, baik good mood maupun bad mood.