Langkah yang Wajib Dilakukan ketika Ada Rekan Kerja Pemalas

Langkah yang Wajib Dilakukan ketika Ada Rekan Kerja Pemalas

Langkah yang Wajib Dilakukan ketika Ada Rekan Kerja Pemalas – Rekan kerja adalah sesama karyawan yang kemampuannya cakap dan saling mendukung dalam pekerjaannya. Saat menggarap sebuah proyek, kamu pasti dituntut untuk bisa bekerja sama dengan tim. Di dalam sebuah tim, pasti terdiri dari orang-orang yang memiliki pola pikir berbeda.

Rekan kerja dalam suatu tim dapat mempengaruhi kepuasan kerja karyawan. Dalam suatu tim yang baik akan membuat pekerjaan terasa lebih menyenangkan. Ada satu jenis orang yang malah merugikan tim yakni ketika ia memiliki sifat pemalas. Hal tersebut tentunya akan membuatmu memutar otak agar ia tidak menjadi beban.

Bukannya dijauhi, kamu wajib banget menuntun ia ke arah yang lebih benar. Hal itu dilakukan agar tim yang dipercayakan untukmu tidak amburadul. Ada beberapa langkah yang wajib dilakukan ketika satu tim dengan seorang pemalas. Untuk penjelasan lengkapnya, simak pembahasan berikut ini.

1. Ajak ia mengobrol empat mata perihal tujuan proyekmu
5 Langkah ketika Memiliki Rekan Kerja Pemalas, Ajak Ngobrol

Jika memiliki rekan kerja pemalas, kamu bisa mulai mengajak ia mengobrol secara empat mata. Hal tersebut akan memunculkan kalimat yang jujur dari sanubarinya terkait apa penyebab ia melakukannya. Dengan melakukan hal tersebut, kamu juga akan mudah menyentuh hatinya.

Selain itu, kamu juga harus memaparkan terkait apa tujuan proyekmu. Jelaskan terkait pentingnya proyek tersebut bagi hidupmu agar ia tidak meremehkannya. Alhasil, ia pun pasti akan berpikir lebih jauh sebelum melakukan hal-hal konyol.

2. Katakan kepadanya bahwa kamu benar-benar membutuhkan pertolongannya
5 Langkah ketika Memiliki Rekan Kerja Pemalas, Ajak Ngobrol

Menghadapi seorang pemalas itu bisa dilakukan dengan cara meminta pertolongannya secara tulus. Meskipun memiliki sikap yang menjengkelkan, orang semacam itu pasti punya rasa empati tinggi. Jika kamu berhasil menyentuh hatinya agar bisa membantumu, ia pasti bakal menurutinya.

Yang harus kamu lakukan di sini adalah mengatakan kepadanya terkait niat tulusmu. Hal tersebut akan membuat ia lebih membuka mata dan mau diajak bekerja sama. Alhasil, proyekmu nanti pasti akan terselesaikan sesuau estimasi.

3. Jangan membuat ia merasa tidak nyaman dengan cara ngomongin keburukannya di belakang
5 Langkah ketika Memiliki Rekan Kerja Pemalas, Ajak Ngobrol

Saat berhadapan dengan seorang pemalas di dalam sebuah tim, jangan sekali-sekali mengobrol terkait keburukannya di belakang. Memang, sih, ia memiliki sikap yang buruk, tetapi kamu akan dipandang lebih buruk jika membicarakan keburukan orang lain.

Maka dari itu, cobalah untuk melakukan langkah bijak dengan cara menegurnya secara langsung di depan orangnya. Jangan pernah mengatakan hal-hal buruk tentangnya saat ia tidak berada di dekatmu. Hal itu dilakukan agar rasa empati dalam dirinya muncul sehingga proyek pun berjalan lancar.

4. Sesekali ajak hangout satu tim agar rasa saling memiliki bisa muncul
5 Langkah ketika Memiliki Rekan Kerja Pemalas, Ajak Ngobrol

Kamu bisa mengubah karakter seorang pemalas dengan cara melibatkannya dalam situasi yang menyenangkan. Maksudnya di sini adalah kamu bisa mengajak seluruh anggota tim untuk hangout bersama. Hal tersebut ditujukan agar hubungan antar anggota kian membaik.

Saat hal itu terjadi, sense of belonging atau rasa memiliki pasti akan muncul dalam dirinya sebab kamu berhasil meraih hatinya. Oleh karena itu, mulai sekarang cobalah menyempatkan waktu untuk keluar bareng dengan seluruh rekan kerja agar bisa lebih akrab.

5. Nasihatilah ia secara perlahan agar ia bisa tersadar
5 Langkah ketika Memiliki Rekan Kerja Pemalas, Ajak Ngobrol

Sebelumnya telah disebutkan bahwa seorang pemalas itu bisa dinasihati dengan cara yang halus. Biasanya, seorang pemalas itu enggan melakukan sesuatu yang sifatnya rumit. Apalagi ketika berada dalam sebuah tim, kamu harus mencari cara untuk mendapatkan perhatiannya.

Jika ada waktu, cobalah untuk menasihati semua hal yang kamu rasakan hingga kini. Ajaklah ia deeptalk dengan tidak menyalahkannya atas perilakunya. Kamu hanya perlu mendengarkan dan menganalisis apa penyebabnya sehingga bisa mengetahui penyelesaian masalah yang tepat.