Lima Budaya Luar Negeri yang Bisa Mengurangi Lemak

Lima Budaya Luar Negeri yang Bisa Mengurangi Lemak

Lima Budaya Luar Negeri yang Bisa Mengurangi Lemak – Asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA, atau lebih dikenal dengan lemak tak jenuh tunggal) adalah jenis lemak yang molekulnya tersusun dari rangkaian atom-atom karbon yang memiliki satu ikatan ganda. Makanan yang dihidangkan saat Lebaran memang sangatlah lezat sayang rasanya bila harus menahan nafsu makan pada momen tersebut yang hanya setahun sekali.

Namun, di balik kelezatannya, kita dihadapkan pada ancaman kenaikan berat badan. Lemak tak Jenuh tunggal biasa disebut lemak baik karena memilik manfaat bagi kesehatan diantarnya membantu mengurangi penyakit jantung dan menurunkan kadar kolesterol.

Jangan khawatir! Supaya lemak tak menumpuk akibat makan banyak saat Lebaran, kamu bisa mempraktikkan budaya hidup sehat ala luar negeri untuk membakar lemak. Dilansir dari IDN Poker Berikut ini daftarnya.

1. Belanda: bersepeda
5 Budaya ala Luar Negeri yang Bisa Bantu Pangkas Lemak Sehabis Lebaran

Belanda memang sangat terkenal dengan budaya bersepeda. Bahkan, jumlah sepeda yang ada di Belanda lebih banyak bila dibandingkan dengan jumlah penduduknya.

Aturan umumnya, makin cepat kecepatan bersepeda, maka semakin banyak kalori yang dibakar, karena tubuh menggunakan lebih banyak energi untuk melaju lebih cepat. Menurut Universitas Harvard, bersepeda dengan kecepatan sedang 12-13,9 mil per jam (19-22 km per jam) akan membuat seseorang berbobot 155 pon (70 kg) membakar 298 kalori dalam 30 menit. Pada kecepatan yang lebih cepat, yaitu 14-15,9 mil per jam (22-25 km per jam), seseorang dengan bobot yang sama akan membakar 372 kalori.

2. Jepang: minum teh hijau
5 Budaya ala Luar Negeri yang Bisa Bantu Pangkas Lemak Sehabis Lebaran

Jepang memiliki jumlah penduduk dengan obesitas terendah. Itu semua tak lepas dari kebiasaan hidup sehat mereka yang bisa kita jadikan panutan. Salah satunya yang bisa kita contoh adalah rutin minum teh hijau.

Ekstrak teh hijau telah dihubungkan dengan peningkatan pembakaran lemak, khususnya saat berolahraga.

Dilansir Healthline, beberapa studi lainnya mengindikasikan bahwa epigallocatechin gallate (EGCG)—senyawa yang bisa mendorong metabolisme—mendukung pembakaran lemak, yang mana dapat mengurangi lemak tubuh dalam jangka panjang.

3. Polandia: lebih banyak makan di rumah
5 Budaya ala Luar Negeri yang Bisa Bantu Pangkas Lemak Sehabis Lebaran

Kebanyakan orang Polandia hanya menghabiskan 5 persen dari anggaran yang mereka keluarkan untuk makan di luar. Kebiasaan ini sebetulnya sangat baik, khususnya buat kamu yang sedang diet.

Dengan lebih sering makan di rumah, kamu lebih bisa menjaga kebersihan makanan, mengontrol asupan makan, atau bahan-bahan yang digunakan saat memasak. Selain itu, kamu pun juga bisa menghemat pengeluaran, kan?

4. Swiss: sarapan dengan muesli
5 Budaya ala Luar Negeri yang Bisa Bantu Pangkas Lemak Sehabis Lebaran

Cobalah memulai sarapan ala orang Swiss, yaitu, muesli. Ini adalah kombinasi dari biji-bijian, buah-buahan kering, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Biji-bijian dalam muesli mentah, itulah yang membedakannya dari granola.

Muesli biasanya disajikan dengan susu rendah lemak, jus jeruk, atau yoghurt. Karbohidrat kompleks, serat, protein, dan nutrisinya dapat dimasukkan dalam diet penurunan berat badan, tetapi tetapi perhatikan porsi untuk membatasi kalori.

Studi dalam jurnal Nutrition Research tahun 2015 mengungkapkan bahwa konsumsi oat berkaitan dengan penurunan berat badan pada orang dewasa.

5. Meksiko: lebih banyak makan pada siang hari, bukan malam hari
5 Budaya ala Luar Negeri yang Bisa Bantu Pangkas Lemak Sehabis Lebaran

Bagi orang Meksiko, makan dengan kalori yang banyak sangat baik dilakukan pada siang hari dan makan lebih sedikit pada malam hari. Mereka akan makan antara pukul 2 siang sampai jam 4 sore.

Kebiasaan makan ini bisa ditiru, karena makan dengan kalori tinggi pada malam hari hanya akan menimbun lemak pada saat kamu tidur nantinya. Namun, jika kamu makan lebih banyak pada siang atau pagi hari, makanan tersebut akan menjadi energi buat mendukung aktivitas.

Itulah budaya makan ala luar negeri yang bisa kamu tidur untuk memangkas lemak sehabis Lebaran. Jadi, yang mana yang akan kamu terapkan, nih?