Lima Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Perasaan Orang Tua

Lima Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Perasaan Orang Tua

Lima Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Perasaan Orang Tua – Kata perasaan  memiliki beberapa definisi. Kata ini pertama digunakan dalam bahasa Inggris untuk menjelaskan sensasi fisik sentuhan melalui pengalaman atau persepsi. Manusia tidak hadir begitu saja ke dunia ini. Ada perjalanan panjang yang menjadi alasan hadirnya kita semua ke dunia ini.

Kata ini juga digunakan untuk menjelaskan sensasi fisik jauh dari sentuhan seperti “perasaan kehangatan”. Lewat orangtua, kita lahir, tumbuh, belajar, dan mengerti arti kehidupan yang tengah kita jalani saat ini. Sesulit apapun mereka, akan selalu ada ruang untuk kita meminta pertolongan.

Anak-anak, terkadang terlalu naif dan egois dengan perasaan mereka sendiri. Mereka masih terlalu muda untuk memperlihatkan baktinya kepada orangtuanya. Tetapi, ketika kita sudah besar, tumbuh, dan mengerti, mengapa kita masih belum juga bisa berbakti? Berikut ini adalah lima hal yang harus kamu ketahui, tentang perasaan seorang orang tau!

1. Mereka tak butuh dirimu yang menilai kebaikannya berdasarkan uang
5 Hal yang Harus Kamu Tahu tentang Perasaan Orangtua pada Anak

Kamu tahu apa dosa terbesar seorang anak kepada orangtua? Ya, mengukur kasih sayang orang tua berdasarkan materi yang ada di dunia ini. Bahkan seorang anak yang malas pun masih mau mendengarkan orang tua meski dengan perasaan ‘terpaksa,’ namun tidak dengan mereka yang tertutup hatinya.

Uang memang penting untuk kehidupan kita saat ini, tetapi itu hanya materi yang akan habis ketika kamu salah memanfaatkannya. Bahkan uang saja bisa dengan mudah terbakar ketika terpantik di depan api. Tetapi itu tidak terjadi dengan kasih sayang orang tua.

2. Orangtua tak pernah menertawakanmu disaat kamu merindukannya
5 Hal yang Harus Kamu Tahu tentang Perasaan Orangtua pada Anak

Generasi Millenial dan Z mungkin saat ini merasa malu ketika harus mengatakan rasa cinta dan rindunya kepada orang tua. Mungkin juga mereka takut akan disebut ‘anak mami’ oleh teman sebayanya. Tetapi pada kenyataanya, orang tua tidak akan menertawakan kamu ketika kamu mengungkapkan cinta dan kerinduanmu padanya.

Semua itu akan terbayar lunas ketika kamu membuktikan rasa cintamu kepadanya. Jangan menunggu waktu habis untuk menyusun kalimat penyesalan. Selagi matamu masih mampu melihat tawanya, maka bahagiakan dirinya.

3. Mereka selalu mengerti isi hatimu
5 Hal yang Harus Kamu Tahu tentang Perasaan Orangtua pada Anak

Kata siapa orangtua tidak mengerti perasaan hati anaknya? Ketika kamu terlalu sedih dan rapuh mungkin akan tersimpan dalam benakmu bahwa orangtua hanya mementingkan masa depanmu, bukan dirimu. Tetapi pada kenyataannya waktu akan membuktikan bahwa orangtua selalu mengerti apa yang ada di dalam hati kita.

Mereka tak perlu mengatakan bahwa kamu saat ini terluka. Mereka juga tak perlu mengatakan bahwa kamu sedang membutuhkan sesuatu saat ini. Yang mereka lakukan adalah mencoba untuk memberikan yang terbaik untukmu, tanpa harus membuat kamu begitu bergantung padanya.

4. Kenyamananmu dalam menjalani hidup adalah prioritas baginya
5 Hal yang Harus Kamu Tahu tentang Perasaan Orangtua pada Anak

Di dalam kondisi apapun, baik di saat susah maupun senang, membuatmu nyaman menjalani hidup ini adalah prioritas baginya. Tak peduli harus sesulit apapun rintangan yang akan mereka hadapi untuk mencapai hal itu, namun yang pasti semangatnya tak akan pernah putus sebelum kamu mendapatkan segala yang kamu butuhkan.

Kenyamanan yang mereka berikan mungkin bukan dengan harta atau kedudukan yang membuatmu bahagia. Tetapi dengan berbagai hal lain yang bisa saja itu jauh lebih baik dari apa yang kamu pikirkan. Tanpa kita sadari pun, orangtua kita ternyata lebih tahu dan paham apa yang kita butuhkan dibanding diri kita sendiri.

5. Mereka hanya ingin kamu berbakti
5 Hal yang Harus Kamu Tahu tentang Perasaan Orangtua pada Anak

Dari semua hal yang orangtuamu berikan kepadamu, akhirnya mereka hanya akan meminta satu dari dirimu, yaitu bakti. Yang ia butuhkan hanya kamu yang selalu taat dan menjalankan apa yang mereka tuntunkan kepadamu. Jika kamu mampu memberikannya kemewahaan di hari tuanya, itu adalah bonus untuknya karena telah berhasil mendidikmu.

Sampai hingga pada saatnya ia membutuhkan baktimu untuk mendoakan dan berbuat kebaikan sebagai tanda bahwa mereka sudah menjadi orangtua yang mendidik anaknya dengan benar. Oleh karena itu, jangan kecewakan ia dengan kesalahan fatal yang kamu lakukan di hadapannya.