Ribuan Warga Protes Kebijakan Reformasi Pajak di Kolombia

Ribuan Warga Protes Kebijakan Reformasi Pajak di Kolombia

Ribuan Warga Protes Kebijakan Reformasi Pajak di Kolombia – Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Ribuan warga di seluruh Kolombia terutama pada kota-kota besar turun ke jalan untuk memprotes kebijakan reformasi pajak yang diusulkan oleh Presiden Ivan Duque. Bahkan diketahui jika protes ini menjadi yang terbesar dibandingkan dengan protes lainnya selama pandemik COVID-19.

Demonstrasi nasional kali ini juga lanjutan menjadi rentetan protes yang terjadi di Kolombia untuk memprotes Presiden Ivan Duque yang Daftar Live22 terjadi pada  akhir 2019 lalu.

1. Demonstrasi berlangsung di seluruh Kolombia

Pada hari Rabu (28/04/2021) ratusan ribu warga di beberapa kota besar Kolombia seperti Bogota, Medellin dan Cali melakukan aksi demonstrasi untuk menentang pemerintah. Sebelumnya Presiden Ivan Duque akan mengajukan kebijakan reformasi pajak ke Kongres demi menekan krisis fiskal yang disebabkan biaya perawatan kesehatan selama pandemik COVID-19.

Dilansir Infobae, demonstrasi kali ini juga diikuti berbagai lapisan masyarakat mulai dari pelajar, pekerja, guru, pengemudi truk, masyarakat pribumi dan petani. Namun demonstrasi yang mulanya berjalan damai tersebut mulai menunjukkan kericuhahan dan menyebabkan terjadinya bentrokan di beberapa kota.

2. Terjadi vandalisme dan kericuhan di Cali dan Bogota
Ribuan Warga Protes Kebijakan Reformasi Pajak di Kolombia

El Pais melansir, demonstrasi yang awalnya berlangsung damai tersebut kemudian berujung kericuhan yang terjadi di Cali akibat kasus vandalisme. Bahkan sekelompok masyarakat pribumi Misak menghancurkan patung Sebastian de Belalcazar dan membakar empat bus serta menjarah sejumlah toko. Kericuhan juga terjadi di Bogota dan bahkan vandalisme terjadi di hampir seluruh fasilitas umum.

Sementara situasi demonstrasi di kota lainnya berlangsung dengan damai, seperti di Medellin meski sempat terjadi keributan dan masalah vandalisme tapi keseluruhan protes berjalan sesuai aturan. Sedangkan di Cartagena dan Barranquilla diketahui protes berjalan dengan aman dan damai. Namun di Neiva terjadi insiden tewasnya pemuda berusia 20 tahun meski kepolisian setempat mengatakan jika tidak ada bentrokan dan kekerasan, dikutip dari El Espectador.

3. Terdapat puluhan pendemo yang ditangkap

Melaporkan dari Infobae, demonstrasi ini menyebabkan setidaknya 40 orang pendemo ditangkap dan sebanyak 44 aparat kepolisian terluka, di mana sebanyak 30 polisi mengalami luka-luka di Cali. Selain itu, terdapat 16 mobil yang terdampak aksi vandalisme, serta terdapat 14 bus, dua kendaraan pribadi, tiga sepeda motor, 21 kendaraan lainnya yang dibakar di Cali dan Bogota.

Berdasarkan keterangan dari Menteri Dalam Negeri, Daniel Palacios mengatakan bahwa untuk menangani aksi ini. Maka timnya sudah menerjunkan sebanyak 47.500 pasukan untuk mengamankan demonstrasi, 39 ribu di antaranya berasal dari kepolisian, 7.600 berasal dari militer. Bahkan 50 pesawat, 31 drone dan 42 kendaraan berat dikerahkan untuk melindungi warga Kolombia.